Buntut Pemerasan Penonton DWP, 18 Polisi Jakarta Diperiksa Propam Mabes Polri

Buntut Pemerasan Penonton DWP, 18 Polisi Jakarta Diperiksa Propam Mabes Polri © mili.id

Penonton DWP asal Malaysia (Instagram: @djakartawarehouseproject )

Jakarta, mili.id - Sebanyak 18 anggota kepolisian kini diamankan dan tengah diperiksa oleh Propam Mabes Polri, atas buntut adanya dugaan pemerasan terhadap penonton festival musik elektronik Djakarta Warehouse Project (DWP) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat pada 13-15 Desember 2024.

Melalui keterangan tertulis, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan anggota yang diamankan itu mulai dari dinas di polsek, polres, dan polda.

Baca juga: JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk Alat Berat, Bina Marga Putuskan Dibongkar

"Jumlah terduga oknum personel yang diamankan sebanyak 18 personel yang terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Kemayoran," tulisnya, Sabtu (21/12/2024).

Truno menyebut tak ada toleransi apabila seluruh terduga pelaku pemerasan itu terbukti melakukan hal tersebut. Pihaknya akan melakukan tindakan tegas sebagai wujud penegakan hukum.

"Polri tidak akan mentolerir terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri, sebagai bentuk komitmen Polri dalam menegakkan hukum dalam rangka meningkatkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Visum dan Kesaksian Jadi Bukti Kunci, Eks ART Yakin Erin Berpotensi Jadi Tersangka

Sebelumnya, Penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) dikabarkan ditangkapi polisi lalu diperas, setelah acara yang berlangsung selama 3 hari, mulai 13-15 Desember 2024, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kabar tersebut viral di berbagai sosial media dan diungkap oleh penonton warga negara asing (WNA) maupun WNI yang hadir dalam konser musik elektronik terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Salah satu WNA Pemilik akun Instagram @ez.rawr yang berkomentar pada salah satu unggahan Instagram @djakartawarehouseproject menceritakan pengalamannya saat itu.

Baca juga: Kemacetan Parah di Jalan Panjang Jakbar, Sisa Coran Berserakan Hambat Arus Lalu Lintas

“Ada dua polisi yang menyamar menatap temanku dan aku selama 15 menit, ketika kami mabuk. Kami melihat kembali mereka setelah kami menyadari bahwa mereka adalah UC (undercover),” tulis @ez.rawr menggunakan bahasa Inggris, seperti yang dilansir dari kompas.com.

Sementara penonton asal Malaysia lewat akun X @Twt_Rave turut menyebarkan kabar ini "DWP 2024. 400++ Malaysian di pau polisi Indonesia. DWP 2024. RM 9 Juta duit pau terkumpul," bentuk tulisan pada gambar yang diunggah @Twt_Rave.

Editor : Aris S



Berita Terkait